Sangiran, 10 Juli 2025 — Mahasiswa Program Studi Biologi Universitas Annuqayah angkatan 2023 melaksanakan kunjungan edukatif ke Museum Purba Sangiran Kluster Krikilan, dalam rangka kegiatan praktikum lapangan Mata Kuliah Evolusi yang diampu oleh Bapak Argus, M.Si.

Kegiatan yang berlangsung pada hari Kamis, 10 Juli 2025 ini disambut langsung oleh petugas museum. Mahasiswa diberikan pengantar mengenai sejarah pendirian Museum Purba Sangiran, termasuk penjelasan tentang penemuan fosil manusia purba yang menjadi salah satu temuan penting dalam studi evolusi di Indonesia.

Setelah mendapatkan penjelasan awal, para mahasiswa diajak untuk berkeliling ke tiga titik lokasi museum yang ada di area Kluster Krikilan. Setiap titik menampilkan bagian-bagian penting dari proses evolusi, seperti rekonstruksi lingkungan purba, jenis-jenis fosil manusia dan hewan, serta alat-alat kehidupan masa lalu yang berhasil ditemukan di kawasan Sangiran.

Dalam arahannya, Bapak Argus, M.Si., menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan agar mahasiswa dapat belajar secara langsung mengenai evolusi manusia purba, khususnya yang ditemukan di Indonesia, sehingga pemahaman mereka terhadap materi kuliah menjadi lebih utuh dan kontekstual.

“Melalui kunjungan ini, saya berharap mahasiswa tidak hanya memahami evolusi dari buku, tetapi juga menyaksikan bukti-bukti nyatanya di lapangan,” ujar beliau.

Salah satu mahasiswa, Rohibul Falihin, turut memberikan kesan positifnya.

“Dengan adanya kunjungan edukatif ini, kami mendapatkan pengetahuan yang belum tentu kami temui di bangku kuliah. Kami bisa melihat langsung apa itu evolusi dan bagaimana prosesnya terjadi. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan karena sangat membantu pemahaman kami secara nyata,” ungkapnya.

Kunjungan ini menjadi momen berharga bagi mahasiswa untuk menghubungkan teori dan praktik secara langsung. Selain memperkuat pemahaman akademik, kegiatan ini juga meningkatkan antusiasme mahasiswa dalam mempelajari proses evolusi secara ilmiah dan berbasis bukti nyata.

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *